Mulai lagi… June 24, 2008
Posted by Riza Hirfan in Family.add a comment
Udah hampir 4 bulan tidak ada update-an dari isi blog ini. Sungguh suatu waktu yang lumayan lama yang tentunya cukup banyak hal-hal yang telah dilewati dan dijalani.
Maret, April, dan May sepertinya tidak ada sesuatu yang istimewa, atau memang udah lupa apa-apa saja yang udah dijalani. Yah, lebih baik mengupdate yang ada di Juni aja.
Cukup banyak updatenya:
- Tanggal 1 Juni terima SMS dari Ibu dan Bapak, isinya : “haRI ZAHIR FANcasila”. Kira- kira begitu. Ya, itu asal-usul pemberian namaku. Hari ini telah genap 30 tahun umurku. Umur yang bisa dibilang tidak muda lagi. Yang harusnya semakin dewasa menghadapi kehidupan. Yang perlu disyukuri dengan semakin dekat dengan-Nya. Banyak lagi yang seharusnya perlu dipikirkan, direncanakan, dilakukan untuk dunia dan akhirat, Berumah tangga, bersanak saudara, bertetangga, dan seterusnya. Yah, banyak lagi…. Seperti tahun-tahun sebelumnya sebagai penghormatan harus disempatkan berbicara dengan Orang tua. Karena jarak ya, cuma bisa lewat telepon. Di padang lagi pada rame. Bikin Lontong sayur “gulai tauco” memperingati kelahiran anak Bungsu-nya. Istriku sayang walaupun pagi agak kurang enak badan rupanya juga bikin kejutan dengan bikin Kue dan lontong sayur juga. Oh,ya Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan Dokter “Ariq’ udah mau punya dedek. Udah 2 bulan kata dokternya. Makanya Istriku sayang seperti waktu mulai hamil Ariq “mabuk” lagi. Tapi Alhamdulillah juga di hamil yang kedua ini “mabuk”-nya gak separah seperti waktu hamil ariq, yang sampe dirawat inap di RS Otorita batam sampai 5 hari.
- Akhir May di kantor kami Approved Nadcap untuk melanjutkan sertifikasi spesial proses “Heat Treatment”. Suatu audit yang sangat penting untuk kelansungan perusahaan kami, dan Alhamdulillah dapat kami lewati dengan baik.
- Tanggal 9 - 22 Juni, berdua sama adi (ponakan), yang kebetulan satu PT dan shift yang sama (night shift) dimulai pembangunan bagian belakang rumah. Ya, dengan lahan rumah RS tentunya untuk memperluas ya dengan cara ditambah ke atas (di tingkat). Kebetulan Bunda Ariq dapetin arisan dan juga ada sedikit tabungan dimulailah sedikit demi sedikit pembangunan belakang rumah. Tiang pondasi sudah lebih dahulu dibikin, jadi tinggal dilanjutkan untuk dak lantai 2.
Hati Seorang Ayah March 4, 2008
Posted by Riza Hirfan in Refleksi dan Motifasi.1 comment so far
Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada
Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap
wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-
bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya
pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan
badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya,
ketika Ayahnya sedang santai di beranda.
Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban
Ayahnya. Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”
Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa
penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak
wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya
mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.”
Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.
Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri
Ibunya lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut
dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi
demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”
Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar
benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.”
Hanya itu jawaban Sang Bunda.
Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi
dia tetap saja penasaran.
Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi
itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas
sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu
rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.
(more…)
Departemen-Departemen Pada Suatu Pabrik March 3, 2008
Posted by Riza Hirfan in Job Related.add a comment
Pada tulisan berikut ini akan dibahas beberapa departemen yang umum ditemui pada suatu pabrik. Nama departemen tersebut bisa bermacam-macam. Begitu juga dengan fungsinya. Dengan satu nama bisa saja departemen tersebut menjalankan beberapa fungsi departemen lainnya. Pada umumnya, semakin besar suatu pabrik, semakin mengerucut fungsi departemen tersebut. Sebagai contoh: Pada perusahaan A, departemen HRD bisa menangani masalah kepersonaliaan, training, general affair dan payroll. Pada perusahaan lainnya, masing-masing fungsi tersebut bisa dipecah menjadi satu departemen. Ada departemen personalia, departemen training, departemen general affair, dan payroll.
Departemen yang umum ditemui pada suatu pabrik adalah sebagai berikut:
-
Produksi (Production)
-
Jaminan Kualitas (Quality Assurance)
-
Kepersonaliaan (Human Resources Development)
-
Keuangan (Finance and Accounting)
-
Logistic dan Supply Chain Management (SCM)
-
Marketing dan Customer Service
-
Perawatan fasilitas (Maintenance and Facility)
-
Continuous Improvement atau Operational Excellent
-
Information Technology
-
Environtment and Safety
Tulisan ini dikutip dari : http://pabrik.blogspot.com dan ahmad ramzi’s blog
Quality Department March 3, 2008
Posted by Riza Hirfan in Job Related.add a comment
Sangat jarang kita mendengar “departement jaminan mutu” atau “departemen kualitas” atau “departemen mutu”. Kebanyakan nama departemen ini adalah adalah bahasa Inggeris: “Quality Departement” atau “Quality Assurance Department”. Kalau Anda punya nama departemen ini dalam bahasa Indonesia, silahkan masukkan ke dalam komentar blog ini.
Quality Departement bertanggung jawab terhadap sistim kualitas produk dan sistemnya. Perlu digaris bawahi bahwa semua orang di pabrik bertanggung jawab terhadap kualitas di areanya masing-masing, tanggung jawab Quality Department disini adalah tanggung jawab official.
Ketika bicara masalah kualitas, ini berarti mengacu kepada suatu standar. Produk dibuat berdasarkan suatu standar, apakah gambar, prosedure, work instruction atau special requirement dari pelanggan. Quality department menjamin barang yang dibuat memenuhi standar yang diberikan. Begitu juga dengan sistem manajemen mutu pabrik. Ketika bicara masalah ISO, departemen ini memainkan peranan yang dominan. Semua lini/bagian operasional pabrik, bukan hanya produk, harus mengacu kepada suatu standar.
Tulisan ini dikutip dari : http://pabrik.blogspot.com dan ahmad ramzi’s blog
Departemen Produksi March 3, 2008
Posted by Riza Hirfan in Job Related.add a comment
Sesuai dengan namanya, fungsi spesifik departemen ini adalah memproduksi atau membuat barang sesuai dengan yang direncanakan. Bagian produksi ini adalah bagian yang menciptakan nilai tambah. Di departemen ini komponen dirakit menjadi sub-rakitan (sub-assembly), kemudian sub-rakitan dirakit lagi menjadi barang jadi atau finish good. Bisa jadi hasil akhir dari pabrik tersebut adalah sub-rakitan yang dijual ke perusahaan lainnya. Contohnya adalah PCB assembly, wire assembly, dsb. Bisa jadi barang yang sudah jadi (finish good) yang sudah dapat dijual ke pasar. Contohnya: digital camera, printer, scanner, dan sebagainya.
Departemen ini biasanya dipimpin oleh seorang manager. Titel kepala departemen ini bisa Production Manager, Manufacturing Manager, Assembly Manager atau Operational Manager.
Tulisan ini dikutip dari : http//pabrik.blogspot.com dan ahmad ramzi’s blog
