Departemen-Departemen Pada Suatu Pabrik March 3, 2008
Posted by Riza Hirfan in Job Related.add a comment
Pada tulisan berikut ini akan dibahas beberapa departemen yang umum ditemui pada suatu pabrik. Nama departemen tersebut bisa bermacam-macam. Begitu juga dengan fungsinya. Dengan satu nama bisa saja departemen tersebut menjalankan beberapa fungsi departemen lainnya. Pada umumnya, semakin besar suatu pabrik, semakin mengerucut fungsi departemen tersebut. Sebagai contoh: Pada perusahaan A, departemen HRD bisa menangani masalah kepersonaliaan, training, general affair dan payroll. Pada perusahaan lainnya, masing-masing fungsi tersebut bisa dipecah menjadi satu departemen. Ada departemen personalia, departemen training, departemen general affair, dan payroll.
Departemen yang umum ditemui pada suatu pabrik adalah sebagai berikut:
-
Produksi (Production)
-
Jaminan Kualitas (Quality Assurance)
-
Kepersonaliaan (Human Resources Development)
-
Keuangan (Finance and Accounting)
-
Logistic dan Supply Chain Management (SCM)
-
Marketing dan Customer Service
-
Perawatan fasilitas (Maintenance and Facility)
-
Continuous Improvement atau Operational Excellent
-
Information Technology
-
Environtment and Safety
Tulisan ini dikutip dari : http://pabrik.blogspot.com dan ahmad ramzi’s blog
Quality Department March 3, 2008
Posted by Riza Hirfan in Job Related.add a comment
Sangat jarang kita mendengar “departement jaminan mutu” atau “departemen kualitas” atau “departemen mutu”. Kebanyakan nama departemen ini adalah adalah bahasa Inggeris: “Quality Departement” atau “Quality Assurance Department”. Kalau Anda punya nama departemen ini dalam bahasa Indonesia, silahkan masukkan ke dalam komentar blog ini.
Quality Departement bertanggung jawab terhadap sistim kualitas produk dan sistemnya. Perlu digaris bawahi bahwa semua orang di pabrik bertanggung jawab terhadap kualitas di areanya masing-masing, tanggung jawab Quality Department disini adalah tanggung jawab official.
Ketika bicara masalah kualitas, ini berarti mengacu kepada suatu standar. Produk dibuat berdasarkan suatu standar, apakah gambar, prosedure, work instruction atau special requirement dari pelanggan. Quality department menjamin barang yang dibuat memenuhi standar yang diberikan. Begitu juga dengan sistem manajemen mutu pabrik. Ketika bicara masalah ISO, departemen ini memainkan peranan yang dominan. Semua lini/bagian operasional pabrik, bukan hanya produk, harus mengacu kepada suatu standar.
Tulisan ini dikutip dari : http://pabrik.blogspot.com dan ahmad ramzi’s blog



