Akikah Afif October 11, 2009
Posted by Riza Hirfan in Family.1 comment so far
Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, selain berlebaran dengan orang tua dan sanak saudara di kampung, ada suatu rencana untuk syukuran kelahiran putra kedua kami Afif Dhiyaurrahman Wiza (Akikah).
Kebetulan juga Kakak yang ada di kampung juga berniat untuk Akikah juga terhadap anak kedua mereka, jadi sekalian aja dilangsungkan.
Setelah berbagai macam tetek bengek persiapan akikah, dari mulai menjemput kambing yang akan di potong, beli ini itu untuk persiapan masak, dan menjalankan undangan untuk menghadiri syukuran tersebut, pada hari kamis tanggal 24 September 2009 acara Akikah Afif kami laksanakan.
Puasa, Pulkam, dan Lebaran 2009 October 11, 2009
Posted by Riza Hirfan in Family.add a comment
Akhir Agustus ibadah puasa pun telah di mulai. Rencana untuk pulang kampung bersama pun juga telah direncanakan. Setelah perencanaan yang kurang matang, perhitungan cuti Bunda dan Ayah yang masih simpang siur, maka diputuskan untuk pulang lebaran ke Padang pada tanggal 16 September 2009. Dikarenakan gak jauh-jauh hari dipesan maka tiket pesawat pun udah melambung tinggi. Jadinya diputuskan untuk naik kapal ke Pekanbaru dan lewat darat ke Padang. Yah lumayan hemat, tapi tentunya sangatlah melelahkan. Kasihan juga anak-anak jadi kecapekan. Tapi karena tekad udah bulat untuk berkumpul dengan sanak saudara dan tentunya orang tua di kampung, semuanya dijalani.
17 September 2009 sampai di Padang. Istirahat di Padang, di rumah orang tua di komplek singgalang (pertengahan antara tabing dan lubuk buaya). Esok harinnya kembali melanjutkan pulang bersama ke kampung halaman di daerah nagari Pancuang Taba kecamatan Bayang utara Kabupaten Pesisir selatan.
Alhamdulillah ada mobil kakak (APV) yang standby di rumah jadi bisa dipergunakan untuk melakukan perjalanan ke kampung. Kakak merayakan lebaran di Malaysia dikarenakan study yang dilakukan disana (UKM). Alhamdulillah perjalanan ke kampung dengan medan yang lumayan menantang, jalan sempit dan mendaki dapat dijalani dengan selamat. Malamnya Kami melaksanakan acara buka puasa bersama, mengundang sanak saudara yang ada di kampung sebagai ungkapan rasa syukur kami. Besoknya (pas buka puasa terakhir/malam takbiran) di rumah mertua (Bunda Ariq) kami juga mengundang berbuka bersama dalam rangka syukuran dan perkenalan Ayu dan Suaminya yang sebelumnya telah melaksanakan pernikahan di Batam kepada sanak saudara yang ada di kampung.
Seperti biasanya setiap malam takbiran kami bersama-sama warga nagari berkeliling kampung mengumandangkan takbir, tahmid dan disetiap melewati rumah para ulama terdahulu kami pun berhenti, sekilas menyampaikan riwayat hidup beliau dan berdoa bersama yang dikirimkan untuk beliau. Lain dari tahun sebelumnya dimana kami berjalan bersama, pada tahun ini dengan banyaknya para perantau yang berhasil, yang membawa kendaraan, maka pawai takbiran keliling kampung para orang tua, guru, dan ulama dinaikkan ke atas mobil untuk memimpin pawai tersebut. Semoga tradisi ini terus berlanjut untuk tahun kedepannya.
20 September 2009, Hari yang sudah di tunggu-tunggu, hari kemenangan Umat Muslim, Hari Raya Idul Fitri. Sholat ID diadakan di masjid nagari kami Masjid Khalis. Alhamdulillah terkumpul sumbangan dana infak keseluruhan sejumlah 21 juta rupiah, untuk kelanjutan pembangunan masjid, pesantren,dan untuk anak yatim. Sungguh jumlah yang belum pernah dicapai sebelumnya, dan karena kegigihan pengurus masjid untuk mandapatkan dana dari perantau dan masyarakat nagari maka semua itu dapat diperoleh.












